5 Tips Menyewa/ Rental Kamera Dan Lensa

5 Tips Menyewa/ Rental Kamera Dan Lensa

5-Tips-Menyewa-Rental-Kamera-Dan-Lensa

Bagi yang masih pemula dalam belajar fotografi, untuk membeli peralatan baru, mengupgrade kamera biasanya terkendala dengan biaya dan kemampuan. Sementara bagi traveller, membeli kamera mahal mungkin memberatkan anggaran. Rental kamera adalah solusinya. Namun sebelum memutuskan hal itu, simak dulu tips menyewa/rental kamera dan lensa dari paparan berikut ini.

Kita akan sangat membutuhkan jasa sewa kamera saat ada suatu keperluan yang mengharuskan adanya peralatan foto bagus, namun hanya sekali itu atau sangat jarang kita melakukan kegiatan tersebut. Entah acara keagamaan ataupun budaya. Kalau dianggarkan untuk beli kamera sendiri tentu malah lebih banyak tidak terpakai dan akhirnya rusak. Sehingga menyewa kamera atau lensa adalaha pilihan terbaik.

5 Tips Yang Pelu Anda Perhatikan Untuk Menyewa Kamera dan Lensa

  1. Cek Rekomendasi Penyedia Jasa Terbaik

Sebelum memutuskan untuk memilih salah satu jasa penyewaan kamera sebaiknya Anda teliti dulu reputasinya. Apakah ada orang yang merekomendasikan Anda untuk menyewa kamera dan lensa dari penyedia jasa tersebut? Bagaimana kepuasan orang atas jasa mereka? Dan berapa tarif sewa yang biasa dipatok oleh penyedia jasa rental kamera dan lensa.

Pada beberapa jasa rental sudah ada yang memiliki website atau minimal akun medsos. Anda bisa memperhatikan reputasinya di dunia medsos maupun melihat website-nya. Biasanya sewa kamera seperti ini sudah lumayan besar sehingga mengembangkan jaringannya, atau minimal sudah banyak pelanggannya. Misalnya penyedia sewa kamera di Jogja, Solo, Madiun, Semarang, maupun kota lainnya.

  1. Pastikan Anda Bisa Mengoperasikannya

Ini sudah jelas wajib. Sebelum menyewa atau meminjam kamera ataupun bodinya, Anda harus sudah tahu cara pengoperasiannya. Minimal ada orang yang Anda percaya di bidang ini. Jangan sampai Anda sudah membayar tarif sewa ternyata malah tidak bisa mengoperasikan kameranya.

Padahal penyedia jasa sewa kamera ataupun lensa biasanya menghitung tarif per jam atau per hari. Kalau masih disibukkan cara mengoperasikan kamera tentu waktu akan terbuang sia-sia.

  1. Manfaatkan Sewa Kamera dan Lesa Untuk Mengenali Suatu Produk Yang Ingin Dibeli

Poin ini berguna bagi Anda yang ingin membeli peralatan baru bagi kamera Anda sendiri. Bisa juga Anda yang ingin membeli kamera sendiri. Nah, sebelum benar-benar membeli peralatan atau kamera merek tertentu, maka manfaatkanlah jasa sewa kamera dan lensa untuk mengenal produk yang ingin Anda beli.

Misalnya lagi Anda ingin menambah koleksi lensa untuk kamera Anda, sebelum benar-benar membeli sewalah lensa lalu terapkan ke kamera Anda. Kalau cocok berarti Anda siap beli, kalau nggak cocok berarti hanya bayar sewa. Tentu lebih aman daripada sudah terlanjur beli ternyata malah tidak support dengan kamera.

  1. Pahami Kebutuhan Anda

Selanjutnya, terkait rencana menyewa kamera ataupun lensa, Anda harusnya mengetahui seberapa yang Anda butuhkan. Misalnya kamera untuk memotret atau merekam pernikahan, tentu beda dari kamera untuk bepergian berwisata. Hal ini juga berguna agar Anda tidak dalah menggunakan kamera sehingga berakibat kerusakan.

  1. Rencanakan Penggunaan Dengan Matang dan Maksimal

Penting sekali untuk merencakana pemanfaatkan kamera sewaan. Tentu dengan harga yang Anda bayarkan, Anda tak mau rugi dengan hanya menenteng kamera tanpa memaksimalkan kegunaannya, kan? Jadi rencakan, bahkan catat bila perlu lokasi-lokasi yang harus Anda abadikan. Rencanakan pula target pemotretan maupun perekaman. Jadi manfaatkan waktu yang telah dipatok dalam transaksi untuk memaksimalkan fungsi kamera sewaan Anda.

Dengan memperhatikan 5 tips menyewa/rental kamera dan lensa di atas diharapkan kamera sewaan Anda benar-benar maksimal. Jangan sampai sudah bayar mahal malah Anda yang rugi.

10 Langkah Cara Memotret Sunset dan Sunrise

10 Langkah Cara Memotret Sunset dan Sunrise

Dalam dunia fotografi landscape, sunset dan sunrise merupakan waktu yang paling dicari untuk memotret. Bahkan ada yang mengatakan kalau belum memotret sunset dan sunrise belum layak disebut fotografer landscape. Oleh karena itu cara memotret sunset dan sunrise berikut ini harus dipelajari agar foto landscape Anda memuaskan.

Jadi tidak sembarangan jeprat-jepret untuk mendapatkan hasil foto sunset dan sunrise yang bagus. Bisa-bisa hasilnya mengecewakan. Coba simak langkah-langkahnya berikut ini.

Tips/Cara Memotret Foto Sunset dan Sunrise

  1. Riset Dulu Lokasinya

Sebaiknya Anda cari dulu informasi tentang lokasi Anda memotret sunset dan sunrise. Kumpulkan informasi seputar rute ke lokasi, apakah bisa menggunakan kendaraan ataukah harus berjalan kaki. Misalnya harus menginap di mana penginapannya. Dan paling penting adalah pada waktu-waktu kapan kita bisa memotret sunrise atau sunset.

  1. Lihat Referensi Dari Foto-Foto Yang Sudah Ada

Selanjutnya carilah referensi foto-foto sunset dan sunrise dari fotografer lain. Lebih baik lagi jika sunset atau sunrise diambikl dari lokasi yang akan kita tuju. Dengan begitu kita akan mengetahui darimana kita bisa mendapatkan foto terbaik. Bukan berarti meniru, namun kita mempelajari bagaimana mendapatkan sudut yang tepat untuk mengambil gambar.

  1. Datang Di Lokasi Lebih Awal

Baik untuk memotret sunrise maupun sunset Anda harus datang lebih awal dari momen berharga tersebut. Hal ini karena sunset maupun sunrise tidak di setiap waktu ada. Ada waktu yang disebut Golden Hours, yaitu 1-2 jam sebelum matahari tenggelam hingga 30 menit sebelum tenggelam, sedang sunset pada 1-3 jam sejak matahari terbit. Pada jam-jam ini matahari akan memberikan warna keemasan pada objek yang kita potret.

Selanjutnya ada Blue Hours, yaitu 20-30 menit setelah matahari tenggelam. Pada waktu tersebut langit akan berwana biru. Matahari memang sudah terbenam namun langit belum begitu gelap.

  1. Siapkan Tripod dan Kabel Release

Saat-saat sunrise dan sunset memang suasananya minim cahaya, sehingga harus menggunakan kecepatan rana yang rendah agar memperoleh exposure yang pas. Karena itu, untuk menghindari getaran gunakanlah tripod dan kabel release. Tetapi jika tak ada kabel release, maka manfaatkan saja shutter timer kamera.

  1. Tambahkan Objek Tertentu Sebagai Foreground

Memang tujuan utama dari memotret sunset dan sunrise adalah sunset atau sunrise-nya, namun harus ada tambahan latar depan (foreground) sehingga foto lebih memiliki dimensi. Objek yang menjadi foreground bisa berupa bentuk sosok manusia, perahu, rumah, pohon ataupun lainnya. Kalau ingin menghasilkan bentuk foto siluet untuk objek foreground gunakanlah flash. Pertama metering ke arah sekitar objek matahari, kemudian fokuskan ke foreground lalu ambil gambar.

  1. Gunakan Filter Untuk Memperindah Gradasi Cahaya

Penggunaan filter ND, GND maupun CPL sangat disarankan dalam memotret sunset dan sunrise. Dengan bantuan filter ini maka gradasi cahaya sunset akan lebih dramatis.

  1. Penggunaan Lensa Tele dan Wide

Penggunaan lensa wide memang banyak dipakai dalam memotret sunset dan sunrise. Tetapi sebenarnya hal itu bukan hal pasti. Jika Anda menggunakan lensa tele, maka detail matahari akan lebih detail.

  1. Terapkan White Balance Cloudy

WB Cloudy berguna ketika fotografer memotret dalam cuaca mendung, saat pagi hari, dan senja hari. Dengan settingan ini maka warna kuning kecoklatan pada warna sinar matahari akan semakin kuat dan mempernidah hasil foto.

  1. Pakailah Spot Metering

Gunakan mode metering spot untuk menghasilkan sunset dan sunrise dengan exposure yang pas. Jika Anda memotret menggunakan kamera saku, maka gunakan mode sunset scene.

  1. Foto Siluet Untuk Memperindah Sunset

Kebanyakan foto sunset dan sunrise menampilkan siluet. Hal ini memang menjadi daya tarik tersendiri. Tapi sebaiknya Anda tidak terpaku pada pemandangan langit saja. Cara memotret suliet sendiri sebenarnya mudah saja. Arahkan saja metering kamera ke cahaya yang peling terang lalu arahkan fokus ke objek target.

Itulah 10 langkah cara memotret sunset dan sunrise. Jangan lupa untuk memantau panampakan sunset dan sunrise, jangan sampai terlena dengan obrolan hingga pemandangan yang ditunggu-tunggu malah terlewatkan. Selain itu jangan lupa berdoa semoga agar cuaca cerah. Karena segala usaha dan persiapan telah ditata dengan matang, tinggal berdoa saja agar cuaca bersahabat.

6 Langkah Teknik Membuat Foto Pemandangan Landscape Dengan DSLR

6 Langkah Teknik Membuat Foto Pemandangan Landscape Dengan DSLR

 

Membuat-Foto-Pemandangan-Landscape-Dengan-DSLR

Teknik satu ini menjadi salah satu favorit para penikmat fotografi. Hasilnya pun banyak dipakai orang. Mulai dari menjadi wallpaper komputer hingga bahan desain grafis. Secara definisi fotografi landscape adalah teknik fotografi yang fokus merekam pemandangan alam. Meskipun bisa dikombinasikan dengan makhluk hidup seperti manusai dan hewan lain, tetapi fokus utama teknik landscape tetap menonjolkan pemandangan. Kesempatan kali ini kita akan bahas 6 langkah teknik membuat foto pemandangan menggunakan DSLR.

Sekedar info, hasil karya Anda yang bagus bisa dijual ke beberapa situs stok foto dan bisa menghasilkan uang. Untuk foto genre landscape misalnya di situs shutterstock.com. Ada informasi yang mengatakan, harga perfoto di situs penyedia gambar berbayar ini antara $0,25 hingga $28 per gambar. Oke, langsung saja berikut ini 6 langkah membuat foto landscape/pemandangan.

  1. Usahakan Mengambil Foto Di Bawah Jam 10

Pada pagi hari cahaya matahari tidak terlalu terik juga tidak terlalu redup. Karena itu untuk mengambil gambar landscape sangatlah tepat. Selain soal cahaya, soal stamina tubuh pun ada peran di sini. Tentunya lebih nyaman memotret di pagi hari di mana suasana masih sejuk, badan masih segar, bahkan sambil olahraga. Nah, waktu yang tepat untuk memotret adalah antara sebelum jam 10. Lebih dari itu cahaya matahri kan sudah mulai panas.

  1. Manfaatkan Suasana Sunset dan Sunrise

Kedua momen ini memang menjadi saat-saat menguntungkan bagi fotografi genre landscape. Perpaduan warna alam yang begitu sesuai akan membuat hasil jepretan tampak mewah dan berkelas.

  1. Manfaatkan Foreground

Jika background adalah latar belakang suatu objek foto, maka Foreground merupakan latar depan. Bagian ini berupa sebuah objek yang diposisikan paling depan sehingga sangat mencolok dan menarik perhatian. Pemilihan tempat objek tersebut bisa dimana saja.

  1. Memanfaatkan Garis-Garis Panorama

Ingat gambar khas yang diajarkan guru SD zaman dahulu kala? Beberapa buah garis lurus yang bertemu akhirnya membentuk lukisan jalan dangan latar belakang gunung. Dihiasi dengan beberapa tiang listrik dan pepohonan. Nah, bagaimana kalau kita manfaatkan pola teresbut dalam dunia fotografi?

Banyak sekali lokasi yang menampakkan garis-garis yang jika dijadikan bahan foto akan menjadi karya yang luar biasa. Jadi perhatikan jalanan yang Anda lalui, siap tahu bisa menjadi bahan ide memotret landscape yang luar biasa.

  1. Selalu Gunakan Tripod

Dalam pengambilan gambar landscape penggunaan tripod menjadi salah satu yang wajib atau nyaris wajib. Ini sangat penting untuk mencegah terjadinya goyang saat pemotretan yang mengakibatkan gambar blur. Benda satu ini memang kadang dianggap merepotkan. Namun demi hasil yang maksimal kita memang butuh perjuangan, Guys.

  1. Terapkan Setingan Yang Tepat

Terakhir, kita harus menerapkan settingan kamera yang tepat untuk mengambil foto landscape. Setingan terbaik untuk memotret landscape adalah: Shutter speed tetapkan pada nilai 1/30, gunakan aperture f/16, pilih ISO 100 dan gunakan drive mode Single Shot. Untuk lensa pilihlah yang 18 -24mm, sedangkan white balance pilihlah Dayliht.

Demikianlah 6 langkah teknik membuat foto pemandangan/landscape menggunakan kamera DSLR. Dengan latihan dan percobaan terus menerus maka Anda bisa menghasilkan foto landscape yang berkualitas. Selamat mencoba.

10 Ide Brilian Memotret di Pantai Dengan Hasil Jauh Lebih Menarik

10 Ide Brilian Memotret di Pantai Dengan Hasil Jauh Lebih Menarik

10-Ide-Brilian-Memotret-di-Pantai

Apa yang Anda abadikan ketika berada di pantai? Ombaknya, pasirnya, bebatuannya, atau malah mengisi seluruh frame foto Anda dengan wajah sendiri? Wah, sampai pantainya tertutup oleh wajah. Padahal ada 10 ide untuk memotret di pantai yang pasti hasilnya jauh lebih baik dan lebih bereksan ketimbang memenuhi memori kamera ataupun smartphone dengan gambar wajah sendiri atau rekan-rekan serombongan. Cek tipsnya berikut ini.

  1. Potret Momen Matahari Terbit Atau Tenggelam

Momen terindah di pantai memang saat matahari terbut maupun tenggelam. Hal ini nyaris berlaku di semua pantai. Saat sunset dan sunrise adalah waktu tepat untuk mengabadikan momenmu tanpa perlu mengisi landscape foto dengan gmabr kelebatan manusia. Atau kamu bisa juga membuat siluetmu berlatarkan senja. Bagus kan?

  1. Memotret Air Dengan Slowspeed

Foto jenis ini memamerkan sensasi air yang lembut dan indah seperti kapas. Tentunya banyak rekanmu yang akan tertarik untuk melihatnya ketika foto tersebut diunggah di media sosial. Teknik memotret dengan slospeed ini adalah dengan shutter speed yang dibuat lambat. Dengan dukungan alat tambahan seperti tripod kamu bisa menghasilkan foto indah sebagai oleh-oleh dari pantai.

  1. Pemilihan Foreground Dan Background Yang Mempengaruhi Seluruh Fotomu

Latar belakang dan latar depan sebuah foto mempengaruhi keindahan seluruh hasilnya. Karena itu di pantai kamu bisa memilih foreground mauoun background yang tepat. Hamparan pasir putih dan air laut yang jernih akan sangat bagus menjadi background fotomu. Sementara rangkaian batu karang bisa menjadi bagian foreground yang menarik.

  1. Cobalah Foto Udara

Memotret pantai dengan perangkat drone. Sepertinya masih jarang bukan? Nah, kamu bisa mengoleksi foto dari udara menggunakan pesawt mini tanpa awak ini. Untuk memiliki drone sendiri memang harganya lumayan mahal. Tapi ada lo drone termurah yang harganya hanya Rp300 ribuan. Yaitu Cheerson CX-10C. Ukurannya mini dengan berat hanya 15g, dengan kamera 0,3 MP, dan bisa dikendalikan dalam jarak 15-30 meter.

  1. Memotret Pantai Tanpa Pantai

Ide brilian selanjutnay adalah menghadirkan foto tentnag pantai namun tanpa pantai. Maksudnya? Foto yang kamu ambil hanya seputar benda-benda atua objek tentnag pantai tanpa memotret air dan pasir pantainya. Keduanya nyaris ditiadakan. Kamu bisa lakukan ini denagan memotret binatang laut misalnya dengan frame penuh sehingga tidak nampak latar belakang pasirnya.

  1. Cobalah Memotret Ombak Dari Sudut yang Berbeda

Salah satu fotografer yang suka memotret ombak adalah Clark Little. Kamu bisa menjadikan karya-karya fotografer satu ini sebagai model percontohan untuk menghadirkan foto pantai milikmu yang beda dari kebanyakan orang. Tetapi tentu kamu harus hati-hati agar kameramu tidak terkena air laut. Kecuali jika memang dari jenis kamera tahan air.

  1. Tampilkan Modelmu

Poin ke tujuh ini nampaknya sudah dilakukan banyak orang. Indahnya pemandangan di pantai akan semakin cantik dengan menghadirkan model yang mempesona. Hem, seru juga kalau pasanganmu jadi modelnya ya. Cobalah sudut dan trik baru agar hasil jepretanmu beda dari biasanya.

  1. Memotret Aktifitas Sekitar Pantai

Memotret aksimu di pantai, memotret pemandangan pantai adalah hal yang sudah sangat mainstream. Beralihlah jika ingin hasil potretmu berbeda. Cobalah mengamati kegiatan para nelayan ataupu aktifitas penduduk lokal sekitar.

  1. Cobalah Memotret Dengan Kreasi Pantulan Air Laut

Saat menikmati senja ataupun matahari terbit, memotret sunset dan sunrise adalah hal biasa. Agar fotomu beda cobalah memainkan trik memotret bayangan di air. Trik ini membutuhkan suasana air yang tenang agar refleksi dalam air bisa tertangkap. Sehingga cocok jika lokasi sunset adalah kawasan teluk yang ombaknya tidak terlalu besar.

  1. Membuat foto milky way Saat Berkemah di tepi pantai!

Jika kamu menikmati pantai dengan berkemah, maka saat malam hari yang cerah cobalah buat foto yang beda, memotret Milky Way alias Galaksi Bima Sakti. Di padu dengan cerahnya pantai tentu hasilnya semakin ciamik.

Dengan 10 ide memotret pantai di atas maka hasil jepretanmu akan semakin bervariasi dan tentunya tidak membosankan. Pulang dari berwisata, kamu bakalan memiliki foto-foto yang indah dan layak diunggah ke akun medsosmu. Jadi, jangan penuhi foto pantaimu hanya dengan wajahmu melulu ya…

Cara Mudah Membuat Foto HDR Dalam 5 Langkah, Dengan DSLR dan Smartphone

Cara Mudah Membuat Foto HDR Dalam 5 Langkah, Dengan DSLR dan Smartphone

Cara-Membuat-Foto-HDR-Dalam-5-Langkah-Mudah

Pernah dengar istilah foto HDR? Foto jenis ini menonjolkan kemampuanya menangkap dynamic range dari suatu pemotretan. Dynamic range sendiri sebenarnya adalah rasio kemampuan sensor kamera dalam menangkap perbedaan yang detail antara gelap dan terang dalam sebuah foto. Ukuran satuannya adlah stop. Lalu bagaimana cara membuat foto HDR? Ikuti 6 langkah yang kami ulas berikut ini.

Dalam menghasilkan HDR, dynamic range juga tergantung pada seberapa ukuran dan kualitas sensor masing-masing kamera. Dalam praktiknya kasus pemotretan dalam situasi seperti sunset dan sunrise akan menghasilkan perbedaan terang dan gelap yang sangat jauh. Ketika matahari terlalu terang, sedang daratan mejadi gelap maka kamera mengalami kesulitan untuk menangkap detail foto.

Nah, ketika Anda menginginkan agar foto sunrise atau sunset tersebut juga menampilkan bagian daratan yang juga detail, maka saat itulah teknik foto HDR dibutuhkan. Teknik ini tak lain adalah penggabungan beberapa foto hingga menghasilkan suatu foto yang lebih detail. Biasanya tiga sampai lima buah foto dibutuhkan untuk menghasilkan sebuah foto HDR.

Cara Membuat Foro HDR Dengan DSLR dan Photoshop

  1. Gunakan Tripod Atau Alat Bantu Lainnya

Agar hasil jepretan kamera Anda tidak berbayang, maka penggunaan tripod sangat disarankan. Hal ini agar beberapa foto yang dihasilkan akan menampilkan lokasi yang sama tanpa gerakan yang membuat fokus berubah.

  1. Set Kamera Ke Mode Aperture Priority (A Atau Av)

Aturlah kamera ke mode Aperture Priority agar kamera yang menetukan sendiri shutter speed.

  1. Atur Fokus Ke Manual Focusing

Sebelum beralih ke manual, tes dulu beberapa kali jepretan dalam mode autofocus. Setelah itu barulah ganti fokus dari auto ke manual.

  1. Pengaturan Automatic Braketing

Aturlah Automatic bracketing kamera agar menghasilkan 3 hingga 7 foto, dalam shutter speed berbeda-beda. Coba baca lagi buku panduang kamera yang Anda miliki tentang hal ini. Sebab masing-masing merek kamera bsia berbeda dalam pelayanan.

Pencetlah tombol Fn, lalu putar command dial di belakang kamera sampai di LCD muncul tanda bracketing di LCD. Selanjutnya pilih bracketing 3, 4, atau 7. Terakhir ganti posisi release mode menjadi continous high speed.

Contoh lain pada kamera Canon SLR, pengaturan automatic bracketing dilakukan dengan cara memencet dan menahan tombol Mode dan AF.Drive agar bracketing aktif. Selanjutnya di menu custom functions atur menjadi 5. Lalu set kamera ke mode burst.

Nah, setelah setting kamera selesai kini saatnya beraksi. Ambillah foto lokasi yang Anda jadikan objek.

  1. Olah Hasilnya Dengan Photoshop

Terakhir, olah foto hasil jepretan Anda dengan software yang mendukung. Misalnya Photoshop dan Photomatix Pro. Gabungkan foto-foto hasil jepretan Anda dengan software tersebut.

Cara Membuat Foto HDR Dengan Smartphone

Anda pun bisa membuat foto dengan efek HDR menggunakan smartphone. Caranya jauh lebih mudah. Silakan unduh aplikasi foto HDR di Google Play Store. Namun kami sarankan untuk mengambil yang buatan Google, yaitu Snapsheed.

Selanjutnya pilih foto yang akan dibuat efek HDR. Kemudian pilihlah beberapa tool HDR yang tersedia dalam aplikasi. Sangat mudah kok. setelah selesai tinggal tekan tomboh save.

Itulah ulasan tentang tips dan cara memotret HDR bagi pemula. Sepertinya Anda pun bisa melakukannya. Semoga bermanfaat.

 

Cara Memotret Levitasi Dengan DSLR dan Smartphone Android

Cara Memotret Levitasi Dengan DSLR dan Smartphone Android

Cara-Memotret-Foto-Levitasi-Dengan-DSLR-dan-Smartphone-Android

Pernah melihat foto rekan Anda dengan posisi melayang? Itulah foto yang disebut dengan levitasi, yaitu potret benda yang berksan seolah-olah melayang. Namun foto levitasi ini lebih dari sekedar melayang atau melompat. Yang diharapkan adalah posisi melayang yang natural tanpa terlihat ia melompat. Semakin halus kesan melayangnya, semakin bagus foto tersebut. Kali ini kami akan berbagi tips cara memotret levitasi dengan DSLR.

Foto levitasi sendiri bermacam cara membuatnya. Ada yang menggunakan DSLR saja, ada yang dibantu dengan software editing seperti Photoshop, ada juga yang menggunakan kamera poket. Bahkan ada cara memotret levitasi hanya dengan samrtphone.

5 Langkah Cara Membuat Foto Levitasi Dengan DSLR

Untuk membuat foto levitasi menggunakan DSLR dan tanpa bantuan Photoshop cobalah ikuti langkah-langkah dan tips berikut ini.

  1. Model Melompat Tanpa Ekspresi

Yang paling utama dalam levitasi adalah lompatan yang tanpa ekspresi. Sehingga benar-benar nampak melayang secara natural. Latihlah dulu gaya Anda atau teman yang ingin diambil foto levitasinya.

  1. Memanfaatkan Burst Mode (continuous shooting).

Untuk memotret levitasi dengan kamera DSLR manfaatkan saja burst mode. Dengan cara ini maka sekali Anda menekan tombol kamera akan mengambil gambar beberapa jepretan sekaligus secara terus-menerus tergantung seberapa kemampuan masing-masing kamera. Nantinya Anda tinggal memilih mana levitasi yang paling bagus.

  1. Hapalkan Berapa Lama Jeda Shutter Lag Kamera

Kenali dan hapalkan berapa lama jeda antara saat Anda menekan tombol shutter hingga kamera mulai mengambil gambar. Hal ini karena tiap kamera sering berbeda shutter lag-nya.

  1. Sinar Matahari Mambuat Levitasi Makin Bagus

Jika pemotretan dilakukana di luar ruangan, maka sinar matahari langsung diperlukan untuk membuat efek levitasi lebih terlihat.

  1. Shutter Speed Tinggi

Untuk memotret levitasi dengan bagus, gunakan shitter speed di atas 1/5000. Ini agar cahaya yang masuk cukup dan memainkan fungsinya untuk membekukan gerakan.

Cara Membuat Foto Levitasi Di Android Dengan Aplikasi Levitation Photography Camera

Pada dasarnya foto levitasi adalah foto yang berkesan objeknya melayang. Untuk menciptakannya lahirlah cara asli seperti diterangkan di atas. Namun ada juga cara yang non tradisional menggunakan bantuan aplikasi, khususnya jika Anda membuat foto levitasi dengan smartphone.

Adalah aplikasi Levitation Photography Camera yang bisa Anda unduh gratis di Google Play Store. Dengan aplikasi ini maka menciptakan foto levitasi tak lagi rumit. Anda hanya butuh dua foto dengan latar belakang/background sama. Foto pertama berupa bakcground saja tanpa objek, foto kedua objek yang mengambil posisi dengan ataupun tanpa alat bantu.

Selanjutnya dua foto tersebut digabung (merger) dengan menghilangkan alat bantu yang dipakai model. Dalam foto levitasi dengan DSLR, biasanya menggunakan aplikasi Photoshop untuk mengedit foto agar memiliki efek levitasi. Namun dengan bantuan aplikasi Levitation Photography Camera ini Anda tak perlu kemampuan mengoperasikan Photoshop.

Langkah pertama unduh dan pasang aplikasi dari Google Play ke Android Anda.

Selanjutnya buka aplikasinya dan sentuh ikon kamera. Ambil 2 foto dari background dan model. Ketika memotret usahakan smartphone tidak bergoyang. Jika ada gunakan alat bantu.

Selanjutnya, setelah terambil 2 foto, tekan tombol next dan gabungkan 2 foto yang baru diambil.

Langkah selanjutnya Anda tinggal menghapus bagian alat bantu. Ada tool penghapus yang mudah dipergunakan. Hapus perlahan jangan sampai objek utama ikut terhapus. Jika kurang pas tinggal benahi dengan membatalkannya (undo).

Terakhir, jika sudah jadi tinggal simpan hasil kerja Anda dengan menekan tombol save di sudut bawah.

Cara membuat foto Levitasi Dengan Aplikasi Android Tanpa Editing

Berbeda dengan cara kedua, meskipun sama-sama menggunakan Android, namun cara ketiga ini memakai aplikasi yang mirip pembuatan levitasi dengan DSLR. Unduh saja aplikasi High Speed Camera atau Burst Camera Mode.

Kedua aplikasi tersebut cara kerjanya sama, yaitu mengambil banyak gambar dalam satu kali menekan tombol. High Speed Camera mampu merekam hingga 40 fram per second, sedangkan Burst Camera Mode sampai 30 fps. Dengan begitu Anda bisa memilih mana hasil jepretan yang sempurna levitasi-nya.

Begitulah cara membuat foto levitasi baik menggunakan DSLR maupun smartphone Android. Ingat, semakin halus loncatan kalian atau objek foto maka hasilnya pun kian sempurna. Selamat mencoba.

7 Trik Keren Memotret Dengan Smartphone Berikut Ini Tak Pernah Anda Duga

7 Trik Keren Memotret Dengan Smartphone Berikut Ini Tak Pernah Anda Duga

7-Trik-Keren-Memotret-Dengan-Smartphone

Banyak orang memiliki smartphone, mulai dari yang biasa saja hingga yang canggih. Kemampuan fotografi smartphone sekarang bahkan sudah bisa untuk menghasilkan foto sekeren DSLR. Hanya saja kebanyakan orang masih menggunakan cara memotret yang begitu-begitu saja. Nah, 7 trik memotret dengan smartphone ini akan membuat Anda terperangah karena hasilnya luar biasa kerennya.

Berbagai hal sepele dan remeh di sekitar kita sebenarnya bisa menjadi sumber ide kreatif hingga menghasilkan karya yang luar biasa. Dalam 7 trik ini berebagai hal sepele di sekitar kita dimanfaatkan untuk menghasilkan karya fotografi yang keren. Dalam trik yang dibagikan oleh channel YouTube COOPH menggunakan iPhone 5S. Coba saja terapkan dengan smartphone milik Anda.

  1. Foto Panorama Panodash, Satu Model Berbagai Gaya

Terapkan mode panorama agar mendapat gambar landscape yang sangat lebar. Anda perlu melakukan gerakan searah dengan pelan dan memutar untuk memotret sekeliling. Jika mengggonakan model atau rekan yang difoto, mintalah ia berpindah-pindah posisi dengan berbagai gaya.  Dengan trik ini Anda akan mendapatkan sebuah foto yang unik dan menarik.

Tanpa proses editing, foto akan menampakkan landscape dengan model yang tampil di beberapa tempat dengan gaya yang berbeda-beda pula. Setiap kali Anda selesai melewati posisi di model, ia harus bergerak ke arah berlawanan lalu segera mengambil posisi di lokasi yang belum Anda ambil gambarnya. Di situ ia memasang gaya berbeda. Trik ini disebut Panodash.

  1. Foto Panorama Ketika Bosan Dalam Kendaraan  Mengambil Foto Panorama

Trik kedua ini tak kalah uniknya, dan disebut Pano-Drive-By. Caranya sangat-sangat mudah. Aktifkan mode panorama dan gunakan untuk mengambil gambar objek di luar mobil. Jaga posisi smartphone agar stabil.

  1. Trik Memotret Dengan Smartphone Dibantu Binocular

Untuk mengambil gambar objek yang jauh biasanya kita menggunakan bantuan lensa jarak jauh. Nah, hanya dengan smartphone pun Anda bisa menghasilkan foto jarak jauh seperti ini. Gunakan bantuan lensa binocular. Letakkan saja binocular tepat didepan lensa kamera smartphone dan ambillah gambar.

  1. Pengganti Lensa Macro Ternyata Cukup Dengan Setetes Air

Untuk menghasilkan foto makro pikiran kita langsung tertuju pada harga lensa makro yang mahal. Fotografi makro memang memiliki daya tarik sendiri di mana benda-benda kecil nampak jelas dalam hasil jepretan. Ambillah setetes saja air jernih dengan sedotan kecil lau teteskan ke lensa kamera smartphone Anda, dan mulailah memotret makro.

  1. Gunakan Foil Peneduh Kaca Mobil sebagai Reflektor

Ingin hasil foto yang beda akibat reflektor cahaya? Kesannya foto akan seperti hitam putih karena cahay yang terpantul. Nah, gunakan saja foil pelindung mobil sebagai reflektornya.

  1. Tripod Dengan Kabel Shooter Bikinan Sendiri

Foto selfie menggunakan tongsis selalu menampakkan tangan yang mengacung. Nampak kurang bagus bukan. Bagaimana kalau kita selfie dengan tangan yang lebih natural? Tanpa perl bantuan orang tentunya. Nah, tripod dengan kabel shooter tentu jadi jawabnya. Tapi nggak perlu repot dan mahal beli tripod jenis ini.

Buatlah penyangga smartphone dari karton. Bentuk sedemikian rupa agar bisa menahan smartphone Anda. Selanjutnya gunakan headshet menjadi shooternya. Tombol volume akan menjadi tombol shooternya. Seru bukan?

  1. Foto Underwater Dengan Menggunakan Gelas

Trik selanjutnya adalah memanfaatkan gelas bening. Dengan hati-hati masukkan samrtphone Anda ke dalam gelas lalu masukkan ke dalam air. Jangan sampai airnya masuk ke dalam gelas. Lalu gunakan untuk memotret objek di luar air maupun di dalam air. Lihat hasilnya.

Itulah 7 trik memotret dengan smartphone yang tak pernah diduga oleh kebanyakan orang. Ternyata dengan sedikit berimajinasi Anda dapat menemukan trik baru yang unik dan menarik.

4 Cara Memotret Objek Bergerak dengan Kamera DSLR

4 Cara Memotret Objek Bergerak dengan Kamera DSLR

4-Cara-Memotret-Objek-Bergerak-dengan-Kamera-DSLR

Sudah pernah dengar tentang foto panning. Yaitu foto dengan objek benda bergerak dengan hasil yang tajam bagian objeknya dan blur di bagian latar belakangnya. Dalam artikel kali ini kita akan bahas tentang bagaimana cara memotret objek bergerak dengan kamera DSLR sehingga menghasilkan foto panning.

Penggunaan foto jenis ini adalah ketika memotret objek seperti pemain bulu tangkis, sepakbola, dan lainnya. Pada dasarnya teknik ini mudah saja. Yang penting Anda sudah memahami teknik dasar penggunaan kamera DSLR. Perhatikan 4 langkah penting dalam memotret objek yang bergerak. Berikut ini rinciannya.

  1. Perhatikan Setting Shutter Speed, Aperture, dan ISO

Kecepatan bukaan rana yang berpengaruh pada pencahayaan disebut dengan istilah shutter speed. Satuannya menggunakan detik atau second, semakin cepat speednya maka semakin besar pula cahanya yang masuk. Untuk mengambil gambar objek bergerak Anda sebaiknya mengatur shutter speed antara 1/2000 detik hingga 1/8000 detik.

Sedangkan untuk ISO dan aperture-nya Anda juga harus mengatur dengan tepat. Perbesarlah aperture atau bukaan lensa. Artinya angka dibelakan f/ diperbesar, misalnya f/1.8. f/2.8 atau f/1.4.  Untuk mengentukan ISO-nya tinggal lihat kondisi lokasi apakah cukup pencahayaan ataukah kurang. Jika lokasi sukup terang maka ISO tidak perlu tinggi.

  1. Gunakan Mode Auto Fokus

Meskipun untuk pengaturan shutter speed, ISO, dan aperture kita menggunakan pengaturan manual, namun auto fokus tetap digunakan untuk mempercepat dan mempertajam lensa dalam menangkap objek atau target yang dibidik. Hal ini untuk menyiasati objek yang terus bergerak agar bisa tertangkap gambarnya secara sempurna.

  1. Gunakan Tripod Atau Alat Bantu Lainnya Untuk Mendukung Pemotretan Objek Bergerak

Membawa-bawa tripod alias penyangga berkaki tiga ini memang sering merepotkan bagi kebanyakan fotografer. Padahal benda satu ini sangat penting untuk membantu agar posisi kamera bisa stabil. Begitu pula untuk memotret objek bergerak menggunakan kamera DSLR ini, penggunaan tripod sangat penting agar kamera bisa stabil. Sebab kamera yang tidak stabil akan mengakibatkan hasil gambarnya blur.

Kalau Anda meras kerepotan membawa tripod, mungkin ada alat bantu lain yang bisa mengggantikan fungsinya, silakan digunakan. Misalnya monopod, yang intinya agar kamera DSLR tidak goyang saat dipakai memotret.

  1. Mode Continuous Speed Sebagai Langkah Terakhir

Langkah terakhir, agar hasil pemotretan objek bergerak berhasil dengan baik gunakan mode continous speed. Dengan mode ini maka dalam satu kali tekan Anda bisa mengambil lebih dari 1 gambar. Dari sekian gambar yang terekam itu akan memberi Anda banyak pilihan untuk disimpan.

Setiap kamera kemungkinan mempunyai kemampuan berbeda dalam fitur mode continous speed. Ada yang memberikan 10 frame setiap satu kalai tekan, ada pula yang hanya mampu menghasilkan 5 frame.

Begitulah 4 langkah cara memotret objek bergerak menggunakan kamera DSLR. Dengan praktik dan latihan maka Anda bisa mendapatkan hasil terbaik. Oh ya, untuk memotret objek bergerak tidak hanya dengan kamera DSLR saja. Anda pun bisa melakukan hal ini menggunakan smartphone. Hanya untuk memotret objek bergerak menggunakan smartphone Anda memerlukan aplikasi tambahan misalnya Camera MX. Nah semakin asyik bukan? Tidak perlu repot dengan kamera DSLR untuk mendapatkan foto objek bergerak. Selamat mencoba.

Begini 5 Cara Merawat Kamera DSLR dan Mirrorless dengan Benar

Begini 5 Cara Merawat Kamera DSLR dan Mirrorless dengan Benar

Cara-Merawat-Kamera-DSLR-dan-Mirrorless-dengan-Benar

Kamera DSLR dan Mirrorless memang terus bersaing di pasaran. Kamera DSLR biasanya dipakai kalangan fotografer profesional, sedangkan mirrorless diminati oleh orang yang tak punya dasar mendalam soal fotografi. Dan memang kehadiran mirrorless ini menjadi jawaban bagi yang tak ingin ribet dengan urusan lensa tapi tetap menghasilkan gambar yang setara DSLR. Nah, jangan hanya dipakai, perhatikan cara merawat kamera DSLR dan Mirrorless dengan benar agar kamera Anda awet.

  1. Simpan Dalam Suhu Ideal

Indonesia merupakan negara tropis yang memiliki suhu udara lembab. Risikonya, sensor dan lensa pada kamera DSLR maupun mirrorless akan lebih mudah terkena serangan jamur. Karena itu perhatikan penyimpanan kamera Anda. Pilihlah tempat yang suhunya antara 40-600C. Caranya, manfaatkan silica gel yang biasanya sudah disertakan dalam kotak ketika Anda membeli kamera atau berang elektronik lainnya.

Tetapi Anda juga perlu memperhatikan petunjuk khusus dalam buku manual kamera yang Anda beli. Sebab beberapa kamera menyarankan cara penyimpanan yang khusus. Yang pasti Anda tidak boleh menjemur langsung kamera maupun komponennya pada sinar matahari langsung.

  1. Hindarkan dari Kontak Langsung dengan Air

Jika kamera Anda bukan tipe waterproof alias tahan air, maka harus dihindarkan dari air. Komponen kamera yang terkena langsung dengan air akan menjadi lembab dan cepat rusak. Kalaupun Anda harus memotret dalam kondisi rawan percikan air, maka usahakan untuk melindungi kamera dengan cover tahan air. Termasuk ketika menyimpan kamera, harus dijauhkan dari tempat yang lembab.

  1. Bersihkan Kamera Anda secara Rutin

Tentukan berapa hari sekali Anda harus membersihkan kamera DSLR dan Mirrorless. Dengan demikian Anda punya jadwal wajib untuk merawat kamera kesayangan Anda. Semprotkan saja blower ke bagian-bagian yang berpotensi menyimpan debu. Selanjutnya bersihkan seluruh bodi kamera menggunakan kain microfiber. Untuk bagian tombol navigasi sebaiknya dibersihkan menggunakan kuas halus. Cotton bud juga bisa dimanfaatkan untuk bagian yang sulit dijangkau.

  1. Jangan Lupa, Lensanya Juga Dibersihkan

Tak hanya bodinya saja, tapi lensa kamera juga harus dibersihkan dengan rutin. Setelah membersihkan debu di bodi kamera, pastikan meletakkan lensa di tempat yang aman dari debu, misalnya di atas kain putih yang baru saja dilipat. Setelah itu bersihkan lensa dengan kain microfiber. Tapi awali dengan menyemprotkan blower, supaya debunya tidak menggores lensa. Untuk menghilangkan misalnya bulu atau serat halus yang menempel di lensa gunakan lenspen. Setelah selesai, pastikan bodi dan bagian dalam kamera sudah bersih dari debu halus. Baru pasng kembali lensa kamera Anda.

  1. Bersihkan Juga Sensor Kameranya

Membersihkan sensor kamera merupakan kewajiban bagi Anda yang menggunakan kamera DSLR. Caranya, pastikan mirror lock up kamera dimatikan, agar mirror bisa terbuka. Selanjutnya hadapkan kamera ke arah bawah lalu semprot menggunakan bloers dari bagian atas agar debunya langsung jatuh ke bawah.

Jadi begitulah cara membersihkan dan merawat kamera DSLR maupun mirrorless. Hobi dan profesi fotografi tidak hanya melulu menggunakan kamera tanpa membersihkannya. Karena kamera Anda adalah ibarat mitra kerja yang harus dijaga dan diberi hak-haknya. Dengan kamera yang bersih dan terawat secara rutin, maka kinerjanya juga akan lebih terjaga.

Tips Memilih Lensa Terbaik Untuk Foto Model

Tips Memilih Lensa Terbaik Untuk Foto Model

Tips-Memilih-LensaPemilihan lensa yang tepat sangat mempengaruhi kualitas hasil gambar seorang foto model. Fotografer harus mampu menentukan dan memilih lensa yang tepat. Nah, berikut ini beberapa tips penting memilih lensa terbaik agar foto model Anda yang cantik semakin membuat hasil foto Anda ciamik.

Pilihan Lensa Tele Dan Manfaatnya

Lensa tele yang dimaksud di sini adalah 50mm ke atas. Tetapi yang paling populer digunakan adalah 85mm, 135mm, maupun 70-200mm. Manfaat menggunakan lensa panjang ini adalah kita mudah membuat efek blur atau bokeh secara sempurna. Hasilnya, foto si model bisa lebih menonjol dan latar belakang yang kurang diinginkan bisa dihilangkan.

Selain itu dengan lensa tele maka antara model dan fotografer bisa terpisah jarak yang cukup jauh. Sehingga si model bisa lebih nyaman dan bebas berekspresi. Dengan jarak cukup jauh pula maka fotografer bisa menyiasati kekurangan dari wajah modelnya.

Manfaat lainnya, lensa tele membantu Anda untuk mengambil gambar close-up sang model sesuai pilihan Anda sebagai fotografer. Berbagai komposisi dapat dilakukan seperti membidik muka saja, mata saja atau bahkan bibirnya saja.

Pilihan Lensa Wide dan Manfaatnya

Selain lensa tele yang umum digunakan, Anda pun bisa berkreasi dengan lensa wide. Lensa wide yang direkomendasikan adalah ukuran 16-35mm, 24-70mm, dan 24mm fixed.

Sisi kurang dari penggunaan lensa wide ini adalah terjadinya distorsi yang bisa berpengaruh pada postur dan wajah model Anda. Ketika diposisikan di pinggir frame maka orang akan jadi kelihatan lebih gemuk. Namun dengan siasat jitu, lensa wide bisa juga untuk mempercantik foto si model.

Misalnya dengan distorsi ini maka kaki sang model bisa kelihatan lebih panjang. Apalagi jika model memakai gaun panjang, maka kesan tinggi dan langsing akan muncul secara natural. Selain itu lensa wide juga berfungsi untuk memadukan cantiknya model Anda dengan cantiknya pemandangan di lokasi pemotretan.  Jadi Anda sebagai fotografer silakan berkreasi dengan komposisi dan elemen di sekitar Anda.

Tips Penggunaan Lensa Ketika Pemotretan

Sebagai penutup, kami bagikan tips saat Anda menggunakan lensa dalam pemotretan. Gunakalah f stop atau diafgrama yang bukaannya lebar sehingga ruang fokusnya menjadi sempit. Dengan cara ini maka background maupun foreground menjadi blur dan gambar sang model akan menonjol dalam hasil jepretan kamera Anda.

Trik ini juga berfungsi membantus upaya foto tidak terlalu tajam, agar ketika foto tipe close up maka kulit model Anda nampak lebih mulus. Ini tentu membuat Anda tidak terlalu banyak mengeditnya nanti dalam software photoshop.

Sebaliknya, memotret dengan diafgrama sempit juga perlu Anda coba. Sebab memotret dengan diafgrama sempit akan berguna dalam pemotretan close up dengan lensa tele. Selain itu jugamembanturuangfokus yang cukup untuk mengambil gambar seluruh wajah model dengan jelas.

Uji coba untuk menambah pengalaman juga penting Anda lakukan. Misalnya mencoba penggunaan beberapa jenis lensa dalam sebuah sesi pemotretan. Dari hasil yang beragam itu Anda bisa mencatat dan menentukan nantinya akan lebih bagus mana hasil bidikan satu lensa dengan lensa lainnya.

Jadi dengan beberapa tips memilih lensa yang terbaik untuk foto model, semoga saja memberi informasi penting buat Anda para fotografer. Jangan takut untuk mencoba supaya hasil karya Anda kian meningkat ke arah yang positif. Oke, selamat berlatih menjadi fotografer profesional ya…

4 Kamera Aksi Murah Dan Bagus Yang Layak Anda Pilih

4 Kamera Aksi Murah Dan Bagus Yang Layak Anda Pilih

4-Kamera-Aksi-Murah-Dan-Bagus

Kamera aksi sangat penting untuk merekam aktifitas luar ruangan dan kegiatan yang tinggi. Bagi para Vloger kamera aksi penting untuk membuat video sebagai konten utama vlog mereka. Soal harga memang tergantung bujet masing-masing. Tetapi kalau Anda ingin kamera aksi yang murah namun bagus, maka inilah 4 kamera yang bisa Anda pilih.

4 Hal Yang Perlu Anda Pertimbangkan Sebelum Memilih Kamera Yang Murah

Namun sebelum itu, sebaiknya dalam memilih kamera Anda perhatikan 4 hal. Pertama soal Extra acceesories, apakah kamera murah tersebut membutuhkan belanja aksesoris yang justru habis banyak atau tidak. Percuma kan membeli kameranya murah, namun belanja perlengkapannya malah lebih banyak.

Selanjutnya soal resolusi. Minimal kamera yang Anda pilih mampu menghasilkan video full HD 1080. Kemudian tentang kapasitas memori, teliti berapa maksimal daya tampung memorinya. Minimal daya tampung 32 GB barulah Anda bisa leluasa menyimpan hasil gambar ataupun  video.

Terakhir, jangan memilih kamera aksi yang murah dengan jenis baterai unremovable/tidak bisa sembarang dilepas. Sebab untuk perjalanan jauh tentu akan merepotkan jika kamera tidak bisa ganti baterai cadangan.

4 Kamera Aksi Terbaik dan Termurah

  1. Xiaomi Yi

Mungkin Anda hanya tahu kalau Xiaomi merek produk smartphone. Ternyata produsen ini juga memiliki produk kamera aksi dengan harga terjangkau. Kamera aksi Xiaomi Yi menjanjikan ketangguhan yang cocok untuk kegiatan luar. Misalnya menyelam dan berwisata air. Sebab kamera ini tahan air.

Xiaomi Yi dibekali sensor Exmor R CMOS resolusi 16 MP dan mampu menghasilkan gambar berkualitas HD 1080p pada 60 fps. Untuk mengirim hasil pemotretan dan rekaman keperangkat lainnya kamera ini juga sudah dibekali fitur untuk mempermudah transfer data.  Bahkan Anda pun bisa langsung berbagi video dan foto ke akun media sosial. Untuk harganya tentu sangat terjangkau karena masih Rp1 jutaan.

  1. Kodak PixPro WP1

Kamera aksi satu ini memiliki kemampuan yang hebat. Tahan air, tampilan yang kukuh, anti debu dan tahan terhadap benturan. Benar-benar cocok bagi Anda yang bewisata ke tempat yang ekstrim. Kamera ini memiliki sensor CCD dengan resolusi 12 MP. Video yang dihasilkan maksimal adalah HD 720p. Kodak WP1 juga dibekali layar LCD 2,7 inci untuk mempermudah tinjauan Anda pada hasil jepretan. Untuk harganya masih di kisaran Rp1,6 jutaan.

  1. Polaroid XS100

Termasuk kamera aksi terbaik dan termurah, Polaroid Xs100 dibekali sensor CMOS resolusi 16 MP. Selain hasil gambar yang berkualitas, video yang dihasilkan mencapai kualitas full HD 1080p. Selain itu Polaroid memiliki bodi yang ringan dan kecil sehingga mudah dibawa dalam petualangan Anda.

Selain tahan air hingga kedalaman 10 meter, kamera ini juga dibekali kabel USB untuk mempermudah transfer data. Polaroid XS100 juga mempermudah Anda untuk membagikan foto dan video langsung ke media sosial. Kamera ini harganya juga terjangkau, yaitusekitar Rp1,9 jutaan.

  1. SJCAM  Sj5000

Kamera aksi satu ini juga tak bisa dianggap enteng. Meskipun bentuknya kecil namun sangat pas dan ideal untuk dibawa traveling dan aktifitas luar lainnya. SJCAM Sj5000 memiliki sensor CMOS dengan resolusi 16 MP. Juga dibekali LCD 2 inci untuk memudahkan preview hasil jepretan Anda. Kamera aksi ini juga memiliki fitur tahan air hingga kedalaman 30 meter.Cukup dalam bukan? Selain menghasilkan foto yang jernih, kamera ini menghasilkan video full HD 1080p. Untuk urusan transfer data tersedia USB, juga bisa mengunggah langsung hasilnya ke akun media sosial Anda.

Dengan beberapa pilihan kamera aksi murah dan bagus tersebut semoga bermanfaat bagi Anda yang sedang mencari air eferensi terkait pembelian kamera aksi. Namun jika tak ingin repot membeli, lebih baik memanfaatkan jasa penyewaan alat fotografi saja.

8 Aplikasi Ini Bakalan Membuat Kamera Android Seperti DSLR

8 Aplikasi Ini Bakalan Membuat Kamera Android Seperti DSLR

8-Aplikasi-Ini-Bakalan-Membuat-Kamera-Android-Seperti-DSLRIngin punya hasil jepretan seindah kamera DSLR? Wah, untuk beli kamera tersebut jelas mahal. Tapi ada kok solusinya. Kamu yang punya Android bisa memanfaatkan beberapa aplikasi kamera android seperti DSLR. Ada banyak pilihannya dan gampang mengunduhnya. Meskipun tentunya nggak akan benar-benar jadi foto hasil DSLR, tetapi setidaknya hasil jepretan kamera smartpone-mu semakin mempesona.

Aplikasi android berikut ini fungsinya adalah untuk meningkatkan kualitas foto. Hasilnya sangat bagus lo, mirip banget dengan foto DSLR. Kalian akan semakin PD untuk mengunggahnya ke media sosial. Cek yuk 8 aplikasi tersebut…

  1. HD Camera Ultra

Aplikasi kamera android satu ini akan membuat kualitas gambar smartphone menjadi DSLR. Hasil gambar menjadi berdefinisi tinggi lebih sempurna dan lebih bagus. Setidaknya akan mengalahkan hasil aplikasi bawaan android.

  1. Camera MX

Selanjutnya adalah Camera MX. Apilkasi ini telah diunduh lebih dari 10 juta pengguna dari berbagai negara. Camera MX meliputi pengambilan gambar, mengedit foto bahkan mengedit video. Selain hasil jepretan jadi bagus, berbagai efek dan animasi bisa kamu tambahkan ke hasil bidikanmu. Kemamouan untuk memotong video dan memberi variasi denga berbagai fitur unik bakalan membuat foto dan videomu makin cantik.

  1. Perfectly Clear

Untuk aplikasi satu ini memang kamu harus keluar sedikit uang. Namun hasilnya akan sebanding lo. Soalnya aplikasi ini sendiri pernah direkomendasikan oleh Sony. Berbagai fitur unggulan disajikan oleh Perfectly Clear. Hasilnya foto dari smartphone akan sangat mirip hasil bidikan dengan DSLR.

Aplikasi kamera android seperti DSLR ini menyediakan fitur mencerahkan mata, memutihkan gigi, menyeimbangkan warna kulit, mendeteksi wajah, mata hingga senyuman. Semua fitur tersebut hanya dengan sekali tap layar. Bahkan memiliki efek fokus yang meminimalisir kesalahan. Pokoknya foto dari androidmu akan selevel dengan DSLR. Untuk memakai aplikasi ini kamu bisa membayar lisensinya sebesar Rp31 ribuan. Nggak mahal kan?

  1. Camera FV-5

Aplikasi kamera android menjadi DSLR selanjutnya adalah Camera FV-5. Dengan aplikasi ini maka kamu bisa mengganti aplikasi kamera bawaan android dengan yang lebih baik. Berbagai fitur unggulan disajikan oleh aplikasi yang tidak gratis ini. Ya kamu harus bayar Rp49 ribuan untuk menggunakan semua fiturnya secara full.

Fitur andalan Camera FV-5 antara lainmodus metering, modus fokus, white balance, intervalometer, autofocus dan lainnya. Kamu bisa mengatur besar kecil resolusi sesuai keinginanmu.

  1. After Focus

Aplikasi selanjutnya yang mempu membuat kamera smatphonemu selevel DSLR adalah After Focus. Aplikasi ini sangatlah praktis. Dengannya kamu bisa menambahkan efek blur layaknya dalam kamera DSLR. Caranya, tandai saja bagian-bagian yang ingin diblurkan dan mana yang ingin dijadikan fokus objek. Setelah itu secara singkat fotomu akan menjadi foto bokeh ala DSLR.

Selain mudah, ukuran aplikasi ini juga ramping nggak makan tempat banyak di memori. Tetapi lagi-lagi kamu harus bayar. Tapu murah kok, cuma Rp21 ribuan.

  1. Google Camera

Google juga tak mau ketinggalan dalam membuat aplikasi mengubah smartphone jadi DSLR pada sistem buatannya.  Lahirlah Google Camera. Dengan aplikasi gratisan ini kamu bisa melakukan editing foto yang keren banget. Fitur efek Photo Sphere yang dibawa aplikasi ini memungkikan kamu merangkai kumpulan foto dalam satu bingkai. Menarik bukan? Nah kabar baiknya aplikasi besutan Google ini gratis.

  1. Camera 360

Inilah aplikasi pengubah wajahmu menjadi semakin cantik dan tampan. Memang sebagian penggunanya menjadi alay jika berfoto. Mereka menambahkan efek-efek aneh dalam fotonya. Padahal jka digunakan secara bijak, aplikasi ini bikin kamu tambah PD. Bahkan kadang lupa diri.

Bagaimana tidak? Kulit yang kusam, berjerawat, komedo, bernoda hitam, dan bernoda hitam bisa disulap menjadi putih bersih dan mulus. Semua bisa diperoleh tanpa harus editing memakai PC maupun aplikasi lain. Aplikasi ini sempat booming dan menjadi trend di media sosial.

  1. Fast Burst Camera

Untuk merekam gambar aksimu saat melompat tentu kesulitan kalau hanya menggunakan aplikasi bawaan android. Paling mungkin adalah menggunakan kamera DSLR. Nah, dengan aplikasi Fast Burst Camera ini semua itu jadi mungkin. Aplikasi ini membuat androidmu mampu merekam banyak foto dalam 1 waktu. Jepretannya sangat cepat sehingga memungkinkan aksi melompat bisa terekam sempurna. Namun kamu harus rela keluar uang untuk dapat menggunakan aplikasi keren ini. Nggak mahal, hanya Rp55 ribuan saja.

Dengan aplikasi kamera android seperti DSLR di atas kamu bisa memilih mana yang kamu suka. Tetapi jika memang ingin mencoba pengalaman menggunakan kamera DSLR saat berwisata, khususnya ke Jogja, sebaiknya kamu menyewa saja peralatan fotografi ke Mas Bos Multimedia. Jadi, sudah siap memotret?