10 Tip Cepat untuk Membuat Video yang Menarik untuk Media Sosial (Bagian 1)

Saat ini, Anda tidak perlu gelar sarjana perfilman untuk membuat sebuah video di media sosial yang menarik. Bahkan tidak perlu dengan jajaran kamera mahal, siapa pun bisa membuat video yang menarik hanya dengan kamera smartphone di tangan.

Facebook dan Snapchat meliliki jumlah 8 miliar penayangan video setiap hari dan 1 miliar lebih pengguna YouTube menonton ratusan juta jam video secara online setiap hari. Tren ini diperkirakan akan terus berlanjut dan akan ada banyak statistik untuk mendukungnya.

Nah, jika Anda tertarik dengan video, lihat panduan praktis ini untuk mempelajari lebih lanjut tentang itu. Jika Anda siap membuat video di media sosial, berikut 10 kiat video untuk membantu Anda menjadikannya hebat.

 

  1. Rencanakan terlebih dahulu sehingga Anda dapat menceritakan sebuah kisah

Penuturan yang penuh perhatian dan emosional adalah jantung dari setiap video sosial yang sukses. Ketika Anda ingin memotivasi, membujuk, atau diingat, mulailah dengan kisah perjuangan manusia dan kemenangan di akhir.

Penelitian yang diterbitkan dalam Harvard Business Review menemukan bahwa neurokimia yang disebut oksitosin dilepaskan ketika kita menonton “cerita pahlawan yang heroik” di video. Ketika otak mensintesis oksitosin, orang lebih dapat dipercaya, diperhatikan dan penuh kasih sayang. Penelitian ini dapat bermanfaat bagi merek usaha Anda.

Tentukan awal, tengah, dan akhir cerita Anda, pengaturan dan konflik yang harus diatasi. Tulis skrip asli. Gunakan tip video ini dan Anda dapat menangkap hati pelanggan Anda dengan menarik otak mereka.

 

  1. Jaga kamera tetap stabil

Anda tidak akan memberikan brosur dengan logo yang bengkok dan jelek bukan? Jadi mengapa Anda membuat video di media sosial dengan tangan yang goyang? Berinvestasi dengan membeli tripod untuk ponsel Anda dapat membantu Anda membuat video yang tampak lebih profesional.

Ada banyak model pemasangan tripod yang sangat baik di pasaran. Jika Anda mengambil gambar di ponsel kecil, Smart Octopus 3C dapat menstabilkan video Anda. Jika Anda memotret di ponsel yang lebih besar, GorillaPod akan tetap menstabilkan perangkat Anda. Ketika Anda siap untuk mendapatkan yang lebih mewah, Anda dapat memasang ponsel pada rig di iOgrapher, layaknya kamera video profesional.

Pemirsa Anda akan dapat lebih fokus pada cerita jika video memiliki kualitas gambar yang halus.

 

  1. Jika audio adalah kunci untuk cerita, pertimbangkan untuk menggunakan mikrofon eksternal

Mungkin video Anda akan menampilkan beberapa dialog yang lucu atau suara binatang yang bernyanyi di malam hari. Apa pun efek audio yang Anda inginkan, cerita Anda akan terkesan lebih mengena jika pemirsa dapat dengan jelas mendengar semua tindakan dalam video anda.

Mikrofon built-in pada sebagian besar ponsel memang kurang mendukung perekaman suara dengan baik. Ada banyak mikrofon eksternal murah di pasaran yang dapat Anda tambahkan ke perangkat seluler Anda. Secara signifikan akan menaikkan kualitas produksi video Anda dengan mikrofon eksternal seperti Rode SmartLav+ atau mikrofon senapan seperti Mik Mighty. Dengan mikrofon eksternal berkualitas, Anda akan merekam audio berkualitas dengan sangat mudah.

 

  1. Jangan gunakan zoom digital

Meskipun kedengarannya seperti ide yang bagus secara teori, ketika Anda menggunakan zoom digital, hal itu dapat membuat video yang sangat buram. Hingga teknologi berkembang, hindari zoom dan hanya bergerak lebih dekat ke orang atau objek yang Anda coba tangkap.

 

  1. Pencahayaan adalah kunci

Kamera ponsel pintar memiliki sensor gambar yang kecil sehingga jika Anda mencoba merekam di lingkungan yang gelap, kamera ini akan memberikan Anda video berkualitas rendah. Pilih setelan yang terang untuk video Anda.

 

bersambung