10 Tip Cepat untuk Membuat Video yang Menarik untuk Media Sosial (Bagian 2)

  1. Gunakan platform yang tepat untuk video anda

Sebagian besar video di media sosial saat ini, mode lanskap (horizontal) adalah yang terbaik meskipun saat ini Instagram mempopulerkan mode vertikal di IGTV. Namun, hampir secara universal video disajikan secara horizontal. Begitulah cara kami menontonnya di TV dan di bioskop, jadi wajar bahwa mode lanskap akan sangat menyenangkan bagi pemirsa pengamat video saat ini.

Ingat, karena setiap jejaring sosial memiliki pemirsa yang unik, video sosial harus dioptimalkan untuk saluran yang berbeda. Video yang berfungsi di Facebook mungkin memerlukan pengeditan khusus sebelum dapat berfungsi di Instagram. Dan Anda mungkin harus mengambil pendekatan yang sepenuhnya berbeda untuk video di Snapchat atau Twitter.

Saat ini hampir media sosial mengakomodir bentuk video, hal ini menunjukkan minat video semakin besar. Snapchat, Facebook, Instagram, dan Twitter semuanya memiliki fitur video sendiri. Lalu ada platform yang fungsi utamanya adalah berbagi video sosial, seperti YouTube. Untuk streaming langsung, ada Periscope, YouTube, dan Facebook, yang telah memperbarui algoritme untuk mendukung video Langsung.

 

  1. Gunakan aplikasi penyuntingan untuk memangkas hal-hal yang tidak perlu

Mungkin di awal video Anda nampak pembicara sedang bersiap atau masih ragu-ragu. Mungkin mereka sedang mencari kata-kata yang tepat atau ketika perekam audio anda belum menyala. Untuk menunjukkan video tampak profesional ke pasar Anda, Anda perlu mengedit bagian-bagian itu.

Jika kebutuhan pengeditan Anda tidak terlalu rumit — mungkin Anda hanya ingin menyusun beberapa klip bersamaan dan kemudian menambahkan beberapa judul — iMovie, Windows Movie Maker, atau editor video YouTube akan memberikan banyak trik dan kemudahan. Tetapi jika Anda ingin mengedit sesuatu bersama yang lebih dinamis, cobalah program seperti Adobe Premiere Elements, Final Cut Pro X, atau Sony Vegas.

Ketika Anda merekam video, pertimbangkan untuk menggunakan beberapa sudut (angle) yang menarik sehingga ketika mengeditnya nanti, Anda akan memiliki berbagai gambar untuk dipilih.

 

  1. Pertimbangkan untuk menggunakan subtitle atau teks di layar

Mungkin Anda berfikir sebagian besar orang menonton video selama berjam-jam di waktu luang, kenyataannya adalah kebanyakan orang menonton video di tempat kerja. Jika pesan video Anda tidak mudah dikomunikasikan melalui aksinya saja, Anda dapat mempertimbangkan untuk menambahkan subtitel. Dengan cara itu, apakah suaranya aktif atau tidak, pemirsa dapat memahami kisah yang ingin Anda sampaikan

Dan jangan lupa, seberapa sering orang menonton video tanpa suara di media sosial? — di Facebook mencapai 85 persen.

 

  1. Tangkap perhatian pemirsa dengan cepat

30 detik pertama dari video sosial adalah yang paling penting, menurut data dari Wista. Jika Anda dapat mengaitkan audiens Anda dalam 30 detik pertama video, mereka lebih mungkin untuk tetap bertahan dan terlibat. Jadi buat itu menarik, buat itu luar biasa, dan buat mereka terpukau.

 

  1. Singkat saja

Seorang ilmuwan memberikan keterangan yang mencerahkan. Anda dapat menghasilkan ratusan ribu tayangan YouTube dengan video berdurasi 15 atau 20 menit, tetapi untuk sebagian besar, lebih pendek lebih baik. Video Twitter dibatasi pada 30 detik, Instragram memiliki video maksimum 60 detik dan Snapchat dibatasi hingga 10 detik.

Jadi, dengan tips-tips di atas, membuat video di media sosial yang menarik di Media Sosial bukanlah hal yang susah dan mahal. Cukup dengan sedikit usaha untuk belajar dan memahami perinsip-perinsip perekaman dan editing video, anda akan menghasilkan video di media sosial yang luar biasa.

Selamat mencoba!