Cara-Memotret-Foto-Levitasi-Dengan-DSLR-dan-Smartphone-Android

Pernah melihat foto rekan Anda dengan posisi melayang? Itulah foto yang disebut dengan levitasi, yaitu potret benda yang berksan seolah-olah melayang. Namun foto levitasi ini lebih dari sekedar melayang atau melompat. Yang diharapkan adalah posisi melayang yang natural tanpa terlihat ia melompat. Semakin halus kesan melayangnya, semakin bagus foto tersebut. Kali ini kami akan berbagi tips cara memotret levitasi dengan DSLR.

Foto levitasi sendiri bermacam cara membuatnya. Ada yang menggunakan DSLR saja, ada yang dibantu dengan software editing seperti Photoshop, ada juga yang menggunakan kamera poket. Bahkan ada cara memotret levitasi hanya dengan samrtphone.

5 Langkah Cara Membuat Foto Levitasi Dengan DSLR

Untuk membuat foto levitasi menggunakan DSLR dan tanpa bantuan Photoshop cobalah ikuti langkah-langkah dan tips berikut ini.

  1. Model Melompat Tanpa Ekspresi

Yang paling utama dalam levitasi adalah lompatan yang tanpa ekspresi. Sehingga benar-benar nampak melayang secara natural. Latihlah dulu gaya Anda atau teman yang ingin diambil foto levitasinya.

  1. Memanfaatkan Burst Mode (continuous shooting).

Untuk memotret levitasi dengan kamera DSLR manfaatkan saja burst mode. Dengan cara ini maka sekali Anda menekan tombol kamera akan mengambil gambar beberapa jepretan sekaligus secara terus-menerus tergantung seberapa kemampuan masing-masing kamera. Nantinya Anda tinggal memilih mana levitasi yang paling bagus.

  1. Hapalkan Berapa Lama Jeda Shutter Lag Kamera

Kenali dan hapalkan berapa lama jeda antara saat Anda menekan tombol shutter hingga kamera mulai mengambil gambar. Hal ini karena tiap kamera sering berbeda shutter lag-nya.

  1. Sinar Matahari Mambuat Levitasi Makin Bagus

Jika pemotretan dilakukana di luar ruangan, maka sinar matahari langsung diperlukan untuk membuat efek levitasi lebih terlihat.

  1. Shutter Speed Tinggi

Untuk memotret levitasi dengan bagus, gunakan shitter speed di atas 1/5000. Ini agar cahaya yang masuk cukup dan memainkan fungsinya untuk membekukan gerakan.

Cara Membuat Foto Levitasi Di Android Dengan Aplikasi Levitation Photography Camera

Pada dasarnya foto levitasi adalah foto yang berkesan objeknya melayang. Untuk menciptakannya lahirlah cara asli seperti diterangkan di atas. Namun ada juga cara yang non tradisional menggunakan bantuan aplikasi, khususnya jika Anda membuat foto levitasi dengan smartphone.

Adalah aplikasi Levitation Photography Camera yang bisa Anda unduh gratis di Google Play Store. Dengan aplikasi ini maka menciptakan foto levitasi tak lagi rumit. Anda hanya butuh dua foto dengan latar belakang/background sama. Foto pertama berupa bakcground saja tanpa objek, foto kedua objek yang mengambil posisi dengan ataupun tanpa alat bantu.

Selanjutnya dua foto tersebut digabung (merger) dengan menghilangkan alat bantu yang dipakai model. Dalam foto levitasi dengan DSLR, biasanya menggunakan aplikasi Photoshop untuk mengedit foto agar memiliki efek levitasi. Namun dengan bantuan aplikasi Levitation Photography Camera ini Anda tak perlu kemampuan mengoperasikan Photoshop.

Langkah pertama unduh dan pasang aplikasi dari Google Play ke Android Anda.

Selanjutnya buka aplikasinya dan sentuh ikon kamera. Ambil 2 foto dari background dan model. Ketika memotret usahakan smartphone tidak bergoyang. Jika ada gunakan alat bantu.

Selanjutnya, setelah terambil 2 foto, tekan tombol next dan gabungkan 2 foto yang baru diambil.

Langkah selanjutnya Anda tinggal menghapus bagian alat bantu. Ada tool penghapus yang mudah dipergunakan. Hapus perlahan jangan sampai objek utama ikut terhapus. Jika kurang pas tinggal benahi dengan membatalkannya (undo).

Terakhir, jika sudah jadi tinggal simpan hasil kerja Anda dengan menekan tombol save di sudut bawah.

Cara membuat foto Levitasi Dengan Aplikasi Android Tanpa Editing

Berbeda dengan cara kedua, meskipun sama-sama menggunakan Android, namun cara ketiga ini memakai aplikasi yang mirip pembuatan levitasi dengan DSLR. Unduh saja aplikasi High Speed Camera atau Burst Camera Mode.

Kedua aplikasi tersebut cara kerjanya sama, yaitu mengambil banyak gambar dalam satu kali menekan tombol. High Speed Camera mampu merekam hingga 40 fram per second, sedangkan Burst Camera Mode sampai 30 fps. Dengan begitu Anda bisa memilih mana hasil jepretan yang sempurna levitasi-nya.

Begitulah cara membuat foto levitasi baik menggunakan DSLR maupun smartphone Android. Ingat, semakin halus loncatan kalian atau objek foto maka hasilnya pun kian sempurna. Selamat mencoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *