6-langkah-Membuat-Foto-Bokeh-Yang-Bagus.Berbeda dari indera mata kita yang memandang hampir tanpa batas, lensa kamera memiliki batas pandangan yang disebut Depth of Field (DOF). Akhirnya bidang fokus yang dimiliki lensa tidaklah seluas fokus mata. Namun kekurangan ini justru menjadi senjata para fotografer untuk menghasilkan efek foto yang disebut bokeh.

Bokeh adalah bahasa Jepang yang artinya menjadi kabur. Foto bokeh berarti foto yang memiliki ciri menonjolkan obyek utama sebagai fokus sementara latarnya sangat kabur. Efek bokeh disebut selective focusing dalam bahasa Inggris. Nah, bagaimana cara membuat foto bokeh yang bagus? Simak 6 langkahnya berikut ini.

1. Perbesar Aperture Lensa

Trik pertama untuk menghasilkan efek bokeh yang bagus adalah terkait aperture lensa. Efek bokeh bukan berasal dari settingan kamera tapi dari lensa. Jadi yang terpenting adalah mengetahui cara melakukan setting aperture lensa hingga batas maksimal yang diizinkan kondisi pemotretan. Nah, kamu bisa melakukannya dengan cara memutar ring aperture melawan arah jarum jam.

2. Dekatkan Kamera Terhadap Obyek Foto

Pada dasarnya, semakin dekat jarak kamera ke obyek foto, maka latar belakangnya akan semakin blur/kabur, fokus lensanya semakin dekat dan DOF-nya kian menyempit. Hal ini mirip ketika mata kita fokus pada suatu benda. Ketika benda tersebut didekatkan ke mata, maka pandangan kita terhadap benda-benda di belakang fokus kita akan semakin samar.

Jadi posisikan kamera lebih dekat ke obyek, sedangkan background-nya lebih jauh dari obyek.

3. Untuk Background-nya Justru Harus Agak Jauh

Seperti pada poin sebelumnua, untuk menghasilkan efek bokeh, maka obyek gambar harus lebih dekat ke lensa. Karena itu poin selanjutnya adalah background obyek harus lebih jauh jaraknya daripada obyek ke lensa. Sehingga hasilnya nanti obyek akan semakin jelas, sedangkan latar belakang akan semakin kabur.

4. Pergunakan Jarak Fokus Terpanjang

Jarak fokus/ focal length merupakan ukuran jarak antara lensa dengan sensor digital. Dengan fokal yang besar maka sudut pandang akan menyempit. Hasilnya obyek yang sangat jauh akan jadi lebih dekat.

Untuk menghasilkan foto bokeh, maka gunakanlah jarak fokus terpanjang agar obyek utama semakin terpisah dari latar belakangnya. Misalnya lensa 70-200 mm, maka untuk hasil bokeh yang bagus aturlah jarak fokus pada 200 mm.

5. Miliki Lensa Kualitas Optik Terbaik

Foto bokeh yang berkualitas juga dipengaruhi oleh seberapa kualitas optik lensanya. Misalnya lensa 18-20mm f/5.6 dibandingkan dengan lensa 70-200mm f/2.8, tentunya hasil boke dari lensa 70-200 mm jauh lebih baik.
Jadi sebisa mungkin milikilah lensa dengan kualitas terbaik yang mampu kamu beli. Ya, semampunya dulu demi menghasilkan foto bokeh andalan. Jika itu berkaitan dengan bisnis Anda, tentunya memiliki lensa ini akan sangat mendukung layanan fotografi yang Anda lakukan.

6. Pilihlah Lensa Prime Untuk Hasil Semakin Baik

Semakin besar aperture lensa, maka semakin bagus pula foto bokeh yang dihasilkan. Sehingga sangat dianjurkan untuk menggunakan lensa prime (prime lens) atau fixed lens. Lensa jenis ini biasanya mampu menghasilkan bukaan aperture sangat besar. Tipikalnya adalah 50mm f/1.4, 85mm f/1.4. varian murah dari jenis lensa prime misalnya 50mm f/1.8 dan 85mm f/1.8.

Begitulah 6 langkah penting dalam membuat foto bokeh yang bagus dan berkualitas. Banyak momen yang perlu menggunakan efek ini. Karenanya pelajari dan latihlah kemampuanmu agar bisa menghasilkan foto terbaik.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *