8-Hal-Ini-Dalam-Spesifikasi-kamera-video-yang-harus-dipahamiAnda tertarik untuk ikut terjun ke dunia Vlog agar menjadi Youtuber berduit? Atau tertarik belajar videografi dan ingin menjadikannya sebagai lahan penghasilan? Apapun tujuan dan minatnya hal pertama yang harus dilakukan adalah membeli kamera videonya. Setelah membahas beberapa hal agar Anda bisa membeli kamera yang sesuai kebutuhan, kali ini kita akan bahas lebih dalam lagi soal spesifikasi kamera video.

Sebelum membeli kamera sesuai kebutuhan, sebaiknya Anda juga mencari referensi tentang spesifikasi kamera yang akan Anda beli. Nah, dalam membaca spesifikasi, kenali 8 poin penting berikut ini, karena 8 poin tersebut adalah bagian dari kualitas suatu kamera. Cek yuk…

1. Video Resolution

Hal paling awal dan umum diperhatikan ketika membeli kamera video adalah seberapa besar resolusi video yang nanti dihasilkan. Hingga saat ini ada beberapa istilah terkait resolusi video ini. Mulai dari 360p, 480p, 720p, 1080p, 2160p, hingga 4K. Mari kita rinci.

Video resolusi 360p biasanya diperuntukkan bagi perangkat mobile yang kurang mendukung video HD. Resolusi ini juga menjadi standar video di Youtube.

Video resolusi 480p dikenal juga dengan video kualitas DVD. Video kelas ini nyaman diputar dalam desktop.

Video resolusi 720p sudah tergolong HD (High Definition). Jenis yang banyak digunakan saluran TV. Banyak juga video di Youtube yang menggunakan standar ini.

Resolusi 1080p atau Full HD merupakan video yang punya ukuran 1920 x 1080p.

Dan yang terbaru, resolusi 4K adalah Ultra HD berkualitas cinema. Merupakan generasi baru setelah ukuran HD. Angka 4K artinya 4000 pixel layar horizontal.

2. Image Sensor

Image sensor erat kaitannya dengan resolusi yang ditawarkan sebuah kamera. Umumnya sensor yang dipakai saat ini adalah jenis CMOS (Complimentary Metal-Oxide Semiconductor). Lebih atasnya lagi adalah CCD (Charge-Coupled Device).

Hanya saja sensor CMOS lebih banyak dipakai. Selain karena harganya lebih murah, kini sensor CMOS pun sudah mulia berbenah sehingga semakin baik.

3. Zoom Lens

Hal yang wajib Anda perhatikan selanjutnya dari spec sebuah kamera adalah Zoom lens atau kemampuan memperbesar objek yang jauh. Yang harus Anda teliti adalah mencari kamera yang menyediakan fitur Optical Zoom, bukan digital zoom.

Apa bedanya? Optical zoom biasanya ada di kamera yang menggunakan lensa. Hasilnya gambar yang diperbesar kualitasnya tidak menurun. Namun digital zoom adalah pembesaran semu oleh perangkat digital alias tanpa lensa. Sama seperti kita mempebesar gambar di komputer. Artinya gambar akan menurun kualitasnya.

4. Image Stabilization

Selanjutnya perhatikan Image Stabilization dari kamera. Teknologi ini berguna mengurangi blur pada video akibat gerakan tangan yang memegang kamera. Fitur ini sangat penting bagi kamera video yang menggunakan optical zoom. Karena ketika gambar objek diperbesar, maka kamera akan sangat sensitiv terhadap gerakan kecil sekalipun.

5. Media Format

Tujuan mengetahui format media hasil rekaman adalah agar mempermudah proses editing nantinya. Format yang tersedia dalam kamera video banyak macamnya. Seperti DV & HDV, MPEG-2, MPEG-4/H.264, dan AVCHD. Pilihan penyimpanan dengan media tersebut juga mempengaruhi besar kecilnya file video hasil rekaman.

6. Bit Rates

Setiap digital camcoder bekerja mengubah gambar bergerak menjadi sebuah data video. Data video tersebut yang dimakan bit, penyimpanannya ditampung dalam media penyimpanan. Pengukuran bit rate adalah dengan second. Semakin tinggi bit rates yang terekam semakin tinggi pula kualitas video yang dihasilkan.

7. Frame Rates

Spek penting selanjutnya yang harus Anda perhatikan adalah berapa Frame Rates dari sebuah kamera video digital. Biasanya menggunakan ukuran fps (Frame per second). Artinya berapa banyak frame yang mampu ditangkap oleh kamera setiap detiknya. Pada umumnya minimu fps untuk video yang bagus adalah 25 fps atau 30 fps. Intinya semakin tinggi ukuran fps yang dijanjikan sebuah kamera, maka hasil videonya pun lebih halus.

8. Eksposure

Dan terakhir adalah eksposure atau pengaturan pencahayaan. Adanya kontrol eksposur membuat Anda bisa mengatur seberapa terang dan gelap video Anda nantinya.

Nah itulah 8 hal penting yang harus Anda teliti ketika membeli sebuah kamera video. Amati betul bagaimana spesifikasi kamera yang akan Anda beli.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *