Membawa-Peralatan-Fotografi-Untuk-Mendaki-Gunung

Perjalanan Anda mendaki gunung sangat sayang jika sampai tidak diabadikan dalam bentuk foto maupun video. Namun membawa kamera naik gunung memang agak susah. Apalagi jika kamera Anda lumayan berbobot. Karena itulah kamera merupakan salah satu “bekal” yang wajib Anda Bawa. Tanpa kamera, petualangan Anda akan benar tanpa kesan. Ini 4 tipsnya agar membawa peralatan mendaki gunung tidak terlalu repot.

4 Tips Agar Tidak Repot Ketika Membawa Peralatan Fotografi Untuk Mendaki Gunung

Tentu perjalan mendaki semakin berat jika kita tidak mempersiapkan peralatan dengan tepat. Apalagi jika ingin mengabadikanb momen indah di perjalanan. Nah, berikut ini 4 tipsnya:

1. Bawa Peralatan Kamera Seperlunya Saja

Karena pendakian pasti selalu membawa perbekalan alat yang tidak sedikit maka jangan memaksakan diri membawa perlengkapan fotografi dengan komplit. Jika kamera yang Anda bawa tergolong DSLR ataupun kamera yang bisa diganti lensanya, maka bawalah lensa yang kira-kira paling diperlukan saja. Selain itu bawa perlatan pembersih kamera.

2. Bawa Baterai Kamera Cadangan

Sudah susah-susah membawa kamera yang menambah beban, ternyata sampai di puncak malah kehabisan baterai. Kan jadi rugi? Hambar sudah acara pendakian Anda yang sudah ditempuh dengan susah payah. Karena itu bawalah baterai cadangan minimal 3.

Asal tahu saja, baterai dalam suhu dingin baik itu dipakai ataupun tidak, tetap akan berkurang dayanya. Palagi kalau pendakian mencapai lokasi yang dinginnya hingga 100. Dengan membawa baterai cadangan maka Adna tidak akan kehabisan daya saat masih dibutuhkan. Agar baterai tidak berkurang dayanya, lindungi baterai cadangan dengan membungkusnya memakai kantong tebal lalu sisipkan di antara baju cadangan Anda agar terjaga suhunya tetap hangat.

3. Bodi Kamera Memang Tak Perlu Perlakuan, Namun Pergantian Lensa Harus Diperhatikan

Pada dasarnya bodi kamera tak memerlukan perlakuan khusus ketika dibawa mendaki. Yang penting usahakan kamera keluar tas sudah dalam keadaan terpasang lensa dan body Cap tertutup. Trik ini bertujuan menghindari adanya embun masuk dan menggangu sensor. Meskipun kamera DSLR adalah kamera yang tangguh dalam segala kondisi, namun tetap harus dijaga dan dilindungi dari embun dan kotoran.

4. Bawalah Lensa Yang Cocok Untuk Foto Wide Angle

Lensa apa yang paling pas untuk dibawa dalam pendakian? Lensa Ultra Wide Angle dan Wide Angle adalah pilihan paling tepat. Pemandangan di puncak yang sangat luas tak akan cukup jika hanay direkam dengan kamera Telepoto saja. Pilihan lesan yang cocok adalah lensa Canon 16-35 mm, 17-40 mm, 24-70mm, 24-105, dan 18-135mm. Sedangkan untuk Nikon adalah lensa 18-135mm, 18-70mm, 18-55mm, dan 18-200mm. kalau memang hanya memiliki lensa bawaan, maka ukuran 18-55mm sudah cukup untuk melakukan wide dan zoom.

Jangan lupa untuk menjaga lensa kamera dengan pembungkus palstik dan tas. Saat tidak dipakai maka harus dibungkus dan dimasukkan tas. Ini penting untuk menjaga agar lensa terhidanra dari embun yang memicu timbulnya jamur.

Dengan persiapan yang matang, perbekalan yang tepat, serta kamera yang tahan cuaca, maka perjalanan Anda akan lebih nyaman. Lebih bagus lagi kalau Anda mendaki dalam tim yang berbagi tugas. Sehingga membawa peralatan fotografi akan lebih leluasa lagi. Tentu akan lebih banyak pilihan pendukung yang bisa dibawa serta.

Jadi sudah siap mendaki? Semoga 4 tips membawa perlaan fotografi untuk pendakian akan membantu Anda. Selamat berwisata.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *